Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Khotbah Kematian Marsel Harijan Epol

  KHOTBAH PADA ACARA KELAS MARSEL HARIJAN MUTIARA Teks: Mazmur 23: 1—6; Matius 28: 1—10.   Mengawali khotbah ini, saya membacakan sebuah puisi berjudul SETAHUN SUDAH.                                                                    SETAHUN SUDAH Setahun sudah Engkau pergi dari kami Setahun sudah engkau telah tiada Setahun sudah kami hidup tanpa kehadiranmu Namun, engkau tetap tinggal di dalam ingatan kami Kehadiranmu tetap hangat di dalam perasaan kami Hari ini Kutitipkan rindu Kupahatkan kenangan indah Kulantunkan syair kutembangkan nada Kurangkaikan doa hanya untukmu Engkau telah menjadi segala-galanya dalam hidup kami Kenangan manis bersamamu tak akan pernah redup dalam hidup dan keluarga kita Namun dengan ikhlas hati Kami membiarkan engkau pergi jauh Menembusi ...

Khotbah Pesta Perak Imamat RD. Emil Jehadus

Gambar
  RD. IGNASIUS LOY SEMANA   AKULAH JALAN, KEBENARAN, DAN HIDUP [Yoh 14: 6]     IMAM KATOLIK ADALAH JALAN, KEBENARAN, DAN HIDUP BAGI TUHAN DAN BAGI MANUSIA   KHOTBAH PADA PERAYAAN PERAK IMAMAT RD. EMILIANUS JEHADUS           PAROKI WAENAKENG, KEVIKEPAN WAENAKENG, KEUSKUPAN LABUAN BAJO JUNI 2025         IMAMAT ADALAH JALAN, KEBENARAN, DAN HIDUP BAGI TUHAN DAN BAGI MANUSIA   Pengantar   Khotbah ini mengungkapkan hasil permenungan seorang imam tentang imam dan imamat yang dihayati seorang Imam Katolik. Khotbah ini disiapkan dan dibawakan oleh seorang Imam Katolik, seorang Imam senior Keuskupan Ruteng dan Labuan Bajo, namanya Rm. Ignasius Loy Semana, Pr. Pokok dan tokoh yang dienungkan dan dikhotbahkan adalah imamat yang dihayati selama 25 tahun oleh seorang Imam Katolik Keuskupan Ruteng dan Labuan Bajo, namanya Rm. Emilianus Jehadus, Pr. Karena ini adalah seb...

Khotbah Perak Imamat RD. Servulus Juanda

Gambar
  RD. IGNASIUS LOY SEMANA   PERGI DAN MENGHASILKAN BUAH [Yoh 15: 9—17]     KHOTBAH PADA PERAYAAN PERAK IMAMAT RD. SERVULUS JUANDA Sabtu, 28 September 2024                                 PERGI DAN MENGHASILKAN BUAH Seorang imam merayakan pesta Perak (25 tahun) imamatnya. Beberapa orang menggelengkan kepala tanda belum yakin. Banyak orang berdecak kagum tanda pujian. Semua orang yang mengenal imam itu menundukkan kepala tanda hormat. Seorang ibu muda bertanya kepada Romo itu, “Bisa ya Romo, bisa bertahan sampai 25 tahun. Padahal banyak sekali yang meragukan Romo, termasuk saya juga.” “Boleh aku tahu Romo, kira-kira apa resepnya sehingga Romo bisa bertahan sampai 25 tahun dalam imamat?”   Sambil tersenyum Romo itu menjawab: “Saya mempunyai dua telinga tetapi saya menggunakan telinga yang ketiga. Saya mempunyai dua mata tetapi saya...