Mutiara Indah dari Sano Nggoang: Tapak Tilas Kebudayaan dan Bahasa Manggarai di Matawae, Flores

 

MUTIARA INDAH DARI SANO NGGOANG, Tapak Tilas Kebudayaan dan Bahasa Manggarai di Matawae, Flores

Penulis : Ignasius Loy Semana

Penerbit : PT KANISIUS

Tahun Terbit : 2023

ISBN   978-979-21-7515-8

Mutiara Indah dari Sano Nggoang membahas tentang hubungan antara Kebudayaan, Bahasa, dan Pariwisata. Subjek dan objek penelitian adalah masyarakat, kebudayaan, bahasa, dan pariwisata Sano Nggoang di Matawae, Flores. Dalam buku ini, penulis mengupas tuntas tentang kebudayaan, watak dan kerohanian masyarakat, bahasa, dan kondisi lingkungan hidup di Sano Nggoang.

Penulis mengawali tulisan dengan sebuah himne atau pujian tentang alam semesta, tentang penciptaan alam semesta secara biblis (Kejadian bab 1 dan 2) dan secara ilmiah (teori Big Bang), himne tentang hakikat manusia sebagai homo sapiens yang melandasi pengembangan relasi harmonis antara manusia dengan sesama, dengan alam, dan dengan Pencipta langit dan bumi.

Kedua, penulis membahas tentang konsep kebudayaan, simbol-simbol kebudayaan, dan hubungan antara konsep dan simbol kebudayaan itu yang diungkapkan dalam bahasa. Dalam hal ini, penulis menemukan bahwa terjadi hubungan yang sangat erat antara kebudayaan dan bahasa-bahasa di Manggarai Barat, yaitu bahasa dan kebudayaan di wilayah Haminte Matawae (bagian tengah), Kempo (bagian utara), Mburak (bagian barat), dan Bajo (bagian selatan). Penulis juga menemukan bahwa bahasa dan kebudayaan Sano Nggoang memiliki perbedaan signifikan dengan bahasa dan kebudayaan Manggarai Raya.

Ketiga, penulis membahas secara khusus tentang watak dan kerohanian orang Matawae; watak dan kerohanian orang Matawae sangat dipengaruhi oleh relasi dan interaksi alami dengan alam semesta dan relasi rohani dengan Pencipta. Watak dan kerohanian orang Matawae dapat ditinjau dari pemahaman tentang dirinya, sesama, dan lingkungan, yang terungkap dalam penghormatan terhadap sesama, penghargaan terhadap kebudayaan, keberadaban dalam berbahasa, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Keempat, penulis membahas tentang lingkungan hidup dan pariwisata di Sano Nggoang. Penulis menarasikan keindahan alam Sano Nggoang dengan didukung oleh dokumentasi gambar. Keindahan alam Sano Nggoang telah menarik banyak turis mancanegara dan domestik untuk melancong ke Sano Nggoang dan menginap di beberapa Homestay dan vila indah, yaitu Vila Alam Sano Nggoang yang berlokasi di bibir danau Nggoang. Keindahan alam Sano Nggoang dapat diklasifikasikan dalam beberapa aspek, yaitu keindahan flora dan fauna, keindahan topografis dan geologis, keindahan kebudayaan, dan keelokan bahasa.

Ketika membaca buku ini rasanya seperti kita dihantar menuju paradise untuk memahami eksistensi kita, relasi kita, dan komitmen kita di alam semesta ini. Buku ini sangat orisinal karena ditulis oleh penulis kelahiran Matawae, pencinta lingkungan hidup, pengagum bahasa dan budaya, dan memiliki bidang keahlian ilmu bahasa, yaitu bidang linguistik bahasa Inggris. Untuk menerangkan isi buku, khususnya terkait dengan beberapa istilah, penulis menggunakan beberapa bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Latin, bahasa Manggarai, dan bahasa Matawae.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khotbah Pesta Perak Imamat RD. Emil Jehadus

Khotbah Perak Imamat RD. Servulus Juanda

Khotbah Kematian Marsel Harijan Epol